OJT aslinya singkatan dari On The Job Training. Semacam training atau praktek lapangan sebelum benar2 diangkat jadi pegawai dalam suatu perusahaan. Di perusaahaan Negara ini pun sama. Istilahnya pake OJT.
OJT kadang suka diplesetin jadi Ora Jelas Tugase. Artinya : Tugasnya ga jelas. Ya. Meskipun pada faktanya ada tugas bla bla bla, tapi pada faktanya tugasnya memang kurang spesifik. Memang jangan spesifik. Dia sebetulnya harus tau gambaran umum. Missal dia diproyeksikan untuk pemeliharaan instrument control, maka dia harus tau gambaran pekerjaan jadi pegawai di bidang itu seperti apa. Oleh karenanya, langkah awal biar tau, adalah harus tau semua pekerjaannya. Caranya?
Baiklah, akan saya buka gimana supaya OJT kita itu LOLOS dan ahirnya LULUS. Hehehehe. Inilah saya persembahkan tulisan dengan judul : RAHASIA O-Je-Te
Rahasia 1 : Kenali, dan Hormati
Jika kamu anak OJT baru, maka kamu harus mengenal semua warga dimana kamu akan ditempatkan. Ya. Paksakan kamu harus hafal nama orang-orang dibagianmu itu. Secepat mungkin. Bukan Cuma pegawainya saja, tapi kawan-kawan outsourcing nya juga. Termasuk bagian cleaning service. Dan setelah minimal tau namanya, maka hormatilah mereka semua sebagai seniormu. Bukan Cuma ke pegawai. Tapi ke kawan-kawan outsorcing dan cleaning service juga. Ucapkan salam bila bertemu. Usahakan panggilan jangan sebut nama, tapi pake mas, atau pak key g lebih tua. Jika kamu hormat pada mereka, maka merekapun akan hormat pada kita
Rahasia 2 : Belajar dari mana saja dan tidak songong (sombong.red)
Eits jangan salah. Ilmu itu bisa dari mana aja. Maka belajar pun sama. Jangan dikira bahwa teman-teman outsurcing itu ga punya skill dan tak sepintar pegawai. Malahan pada beberapa kasus, justru hanya teman-teman outsourcing yang hanya bisa mengerjakan suatu pekerjaan. Oleh karena itu, anak OJT jangan gengsi jika dinasehati ataupun jika belajar bukan dari pegawai senior melainkan dari teman-teman outsourcing. Dan tentu saja hei anak OJT kamu jangan sombong. Meski tingkat pendidikanmu tinggi. Karena hokum alamnya bawah orang sombong ga kan punya temen. Dan ga punya temen itu sepi. Sepi hidup sendiri.
Rahasia 3 : Ikuti kemana pun seniormu pergi
Pada beberapa tipe orang lapangan, adalah sulitnya berkomunikasi pada orang yang baru. Termasuk kalian anak OJT baru. Makanya, jangan terlalu berharap bahwa kalian akan secara gratis atau disuapi ilmu oleh senior2 di tempatmu bekerja. Ngapain juga nyuapin kalian, kan udah gede ini hehehehe. Ya, maksud saya, kalian yang butuh ilmu, maka kalian pula yang harus jemput ilmu. Karena komunikasi yang cenderung kurang tadi, makanya kamu harus paksakan. Cara simpelnya adalah ikuti kemanapun seniormu itu pergi. Pekerjaan apapun ikuti, lihat dan tawarkan bantuan. Pokonyamah ikuti we. Insyaallah nanti senior juga akan membuka diri, dan mau ngobrol santay sama kita. Kalo udah bisa santay sama kita, insyaallah nanti ilmu nya bakal diajarin ke kita.
Rahasia 4 : Aku bermanfaat bagi mu
Artinya keberadaan kita sebagai orang baru di tempat itu harus setidaknya membawa manfaat. Jangan merasa direndahkan jika pada awal-awal kita disuruh ngerjain hal-hal yang ga ada hubungannya sama sekali sama basic pengetahuan kita. Ilmu, skill itu adalah hal kesekian. Hal yang pertamanya adalah itu tadi, attitude. Sikap. Ahlak. Sebagai anak baru, jika diminta tolong sekecil apapun, maka bantulah sebisa mungkin. Disuruh ini itu, ya harus mau. Sekecil apapun. Misal : saya pas awal-awal OJT jadi spesialis ngaktifin hape supaya bisa internetan hahahahaha.akibat saking banyaknya yg minta pangaktifin hapenya ke saya. Atau jadi tukang install window computer J. Tapi akibatnya malah bagus, setidaknya kita sudah bisa diterima di tempat baru itu. Dan ini bagus. Point yang wajib dimiliki.
Kisah nyata di lantai 9 Boiler unit3 PLTU Tarahan :
Saya dkk : Waduh,,,,,,ketinggalan obeng pleus. Jer, ambil ke ruangan jer. Obeng plus.
Jermy (OJT) : Siap mas!
Catatan à Ruangan har instrument ada di lantai 1 dan jauh. Hehehehe
Ya. Sama ketika kita ada di Pelatihan Mental dan Disiplin di KOPPASUS. Maka semua harus dijawab dengan kata : SIAP!!!!! Kurang lebih, OJT harusnya gitu hehehehehe
Mungkin ada beberapa hal yang pada prakteknya tidak sesuai dengan idealism kita. Atau mungkin ada hal-hal buruk yg kita diajak untuk ikutan mengerjakannya. Jika itu terjadi maka saya sarankan kuat-kuat lah pertahankan idealisme kita. Jika memang masih belum mampu menasehati, atau memberi saran, maka saya sarankan sabar dulu dan hindari. Jangan dulu frontal. Karena posisi kamu itu masih rawan. Masih O-JE-TE! Hahahahahaha. Yang jelas, kamu ikuti pada hal-hal yang baik saja. Untuk hal-hal yang kurang oke, jangan diikuti ataupun dituruti.
Baiklah, sekian dulu tips dan trick dari saya. Semoga untuk para OJTers tetap semangat. Jangan lupa berdoa sama Tuhan. Dan minta doa dari ibu bapak di kampungmu itu. Di pulau jawa sana. Di NTT-NTB sana. Di Palembang sana.
Jika kamu sudah bisa diterima di komunitas baru mu itu, kamu juga bisa memberi manfaat disitu, maka insyaallah apapun kebutuhanmu, akan dibantu oleh kawan-kawan pegawai senior dan kawan-kawan outsourcing disitu. Apalagi masalah TS (telaah staff), sancay lah. Asal lah sikap kita benar, dan banyak kawan, dan tetap berdoa, maka semua ada solusinya.
Dani Badrazamani
Anggota Pemeliharaan Instrumentasi Control PLTU Tarahan
12-Jun-2011


Kiyoshi
13 June 2011 at 08:15
been there,, done that
anas
13 June 2011 at 08:23
mantaaaap
aditya
14 June 2011 at 09:05
saya juga pernah o je te
lima taun yang lalu
#curhat