RSS

3 Hati, 2 Cinta, 1 Babi ( Sebuah Resensi Film )

23 Feb

Bandung- “Jika manusia lelakinya, maka tentu dia hanya boleh menikah dengan manusia saja. Begitupun kalo perempuannya juga manusia. Dia hanya boleh menikah dengan pria manusia lagi. Belum pernah paman dengar ada manusia yang menikah dengan jin, siluman,  hewan atau bahkan tumbuhan dan atau kebalikannya. Kalo di luar negri, paman memang pernah denger ada manusia yang menikah dengan boneka. Maklum. Dia stress mungkin,” kata paman kepada Rosid

Sepasang manusia yang diawali pada pasangan game pada suatu kegiatan yang ternyata diahiri dengan sukanya sang pria kepada si wanita karena sikapnya yang baik, manis, dan ahlaknya yang terpuji meskipun ilmu agamanya belum sesoleh wanita mesjidan. Apakah si wanita itu bisa menerima cinta sang pria dan berakhir dengan bahagia?

Begitulah premis dari film ‘3 Hati 2 Cinta 1 Babi’ karya saya. Dari sini tentu kita menyangka ini hanya hal biasa. Hanya hal dua anak muda yang menyukai lawan jenisnya. Eits, tunggu dulu, karena sebenarnya ada masalah besar yang menghadang mereka. Kalian ga mungkin tau. Hanya saya yang tau sebenarnya. Kan saya yang bikin.

 

Diadaptasi dari film beneran berjudul ‘3 Hati 2 Dunia 1 Cinta’ karya Benni Setiawan, maka saya terinspirasi untuk menulis sesuatu dengan judul ‘3 Hati 2 Cinta 1 Babi’. Apapun yang akan saya tulis, pokonya judulnya harus itu. Maka tentu dalam film karya saya ini sebisa mungkin meniru2 dikit apa yang ada dalam film aslinya. Setidaknya nama tokohnya.

Sebagaimana diketahui, muslim keturunan bandung anak mesjid seperti Rosid, tidak hanya selektif dalam memilih pasangan yang seagama, tapi juga idealnya satu suku bangsa. Sementara Delia, berdarah sunda juga, asal bandung juga, meskipun bukan aktifis mesjid, tapi sifat, karakter, dan kemauan belajar agamanya itu yang menarik hati si Rosid buat menyukainya. Hubungan yang rumit ga sih?

Ah engga juga kata saya mah. Pasti kata kamu juga gitu. Sama. Tapi tenang, biar seru, saya sengaja menghadirkan tokoh ketiga. Namanya saya engga tau siapa. Asli karena memang saya ga tau. Kita sebut saja namanya Mister x.

Rosid memang baik, tapi sayang ada Mister x dihati Delia. Rosid tak tau siapa Mister x itu. Apakah kakak kelasnya, atau teman seangkatannya. Pokonya ga tau we.

Disini kita kita disodori kisah antara seseorang yang mengejar sesorang yang dicintainya. Tapi sayang sepuluhribu sayang, Delia hanya menganggap Rosid sebagai teman, sebagai sahabat. Kasian Rosid. Setidaknya menurut dia sendiri.

Sebagai salah satu anggota pria tangguh, yang ga gampang menyerah (seperti saya), Rosid melakukan usaha untuk mencari tau kenapa dirinya hanya dianggap hanya sebagai teman. Padahal dia usahanya udah pol-polan. Baik secara cara dunia maupun cara aherat.

Apakah akhirnya Rosid mampu menemukan siapa Mister x tersebut? Petualangan inilah yang kemudian menjadikan film ini seru.  Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa diantara kedua tokoh utama pria dalam film ini (Rosid dan Mister x) ada yang bukan bangsa manusia. Semacam siluman.

Kita semua berharap Delia dapat memutuskan untuk memilih dan segera menikah dengan pria yang baik pria yang tepat. Bukan yang sengaja dibaik – baikin. Tapi yang agamanya baik, yang hormat pada orangtua, yang sifatnya bagus ahlaknya keren, dan tentu saja berasal dari bangsa manusia. Jangan sampai salah Delia memilih. Karena jika pria yang satu adalah bangsa manusia, maka yang satu lagi adalah siluman.

Siluman Babi.

Nggrok nggrok…….. (suara babi)

Siapakah yang babi? Rosid kah? atau Mister x kah?

Siapakah yang patah hati dan kemudian melakukan aksi2 pembakaran2 di beberapa WC di ITB?

Siapakah yang kemudian akhirnya mati terbunuh, dan mayat kepalanya ‘dipajang’ di ITB?

Apakah ada hubungannya kepala babi yang dipajang dengan aksi beberapa pembakaran di ITB itu?

Apakah ada hubungannya aksi pembakaran ini dengan pengusaha keamanan di ITB?

Sebuah misteri yang hanya terungkap jika anda melihat langsung filmnya.

Segeralah saksikan filmnya.

3 Hati 2 Cinta 1 Babi

Kalo ada itu juga. hehe

Sebuah resensi film(*pinginnya)

Saya yang sedang lapar, di persimpangan jalan, dan merasa kesepian ditengah keramaian #halah

23 Februari 2011

Jam 00:52. Daripada Nganggur lagi lembur di kantor.(lagi)

cat : *kepada hewan babi, maafkan saya. bukan maksud merendahkan dirimu. Ini hanya sebuah film. harus ada peran antagonis dan protagonisnya. harap maklum dan semoga mengerti. afwan….

 
9 Comments

Posted by on 23 February 2011 in // Kejadian Sore Kemaren

 

9 Responses to 3 Hati, 2 Cinta, 1 Babi ( Sebuah Resensi Film )

  1. chandrapzm

    23 February 2011 at 02:33

    ieu mah curcol haha
    Masa babi dan, orang utan gitu. Klo babi ntar gak lolos sertifikasi halal :p

     
  2. aa dani badra kasep pisan selalu

    23 February 2011 at 05:44

    hahahahaha curcolllllllll. seru2an aja can. biar nyambung sama babi di ITB kemaren, hehehehe

     
  3. Foz

    23 February 2011 at 09:41

    akakkakakkakakkakakkakakkkkkk…. kang Badra nu ‘gelok’,,,,
    asiiik euy kayaknya kalo ada produser yg mau ngongkosin bikin film nya…

    kayaknya akhir critanya,,,
    ” akhirnya, Rosid pergi meninggalkan Bandung, karna terpaksa, tentunya, namun bukan karena Delia,,, tapi karena ditenpatkan oleh salah satu perusahaan negara yang suka memberikan penerangan, dan konsekuensi yang harus diambil oleh Rosid…. tetap masih mencari, “delia” yang lain yang bisa dilabelin halal untuk Rosid… ” ^_^

     
  4. acit

    24 February 2011 at 23:31

    hahahahahah:))
    garilaa…

    keren2..coba klo beneran ada..mumpung gada film hollywood, Dan! tibatan suster ngesot atau apa itu:)) hwehe

     
  5. gagan_ganteng

    27 February 2011 at 07:36

    Heugh, rosid teh skrg suka menerima pesanan pisang khas tmpat penempatannya d luar pulau :p

     
  6. retno

    15 March 2011 at 21:41

    pertanyaannya : “Kenapa harus babi?”, “kenapa terinspirasi oleh babi yg digantung di itb itu?”
    #yang lagi lapar tapi harus tidur karena besok berangkat kerja pagi2#

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.